잉 릳



Nyaris…

Hari senin kemarin, tepatnya tanggal 3 November 2008 saya nyaris saja tertabrak motor di tempat yang sudah hampir 15 tahun saya biasa nyebrang, tapi saya sendiri tidak merasa..kok bisa?? begini kejadiannya……

Hari itu saya keliling2 jalan Arief Rahman Hakim wat nyelesaiin sedikit urusan yang tertunda, nah pulangnya dah siang n mepet sama jadwal saya nonton Kekkaishi di AnTV, jadi ya saya harus buru-buru pulang. Biasanya saya menyebrang saat jalanan benar-benar kosong, tapi karena terburu-buru jadi saya nekat saja nyebrang saat ada mobil yang berjalan pelan dan masih tergolong cukup jauh. Bersamaan saat saya sampai di tempat yang menurut saya aman, saya mendengar bunyi “Gedubrak” yang terdengar dekat dan keras, tidak taunya di arah kiri saya, mungkin 3 meteran sebuah motor dengan seorang pengendara terjatuh dan barang2 mas tersebut berhamburan, kakinya tertindih motor..pemandangan yang mencengangkan buat saya. Ternyata motor tersebut ada di sebelah mobil tersebut dan penemudi mobil tidak memberikan tanda bahwa ada orang nyebrang (maklum pengendaranya masih belajar).

Untung di sekitar situ banyak tukang becak yang membantu mas tersebut, setelah dilihat ternyata kondisinya tidak bisa dibilang parah, tapi luka goresannya cukup parah..Pertolongan pertama dilakukan oleh para tukang becak dengan meneteskan betadin..saya hanya jongkok di dekat mas tersebut sambil meminta maaf, tapi mas tersebut diam saja, saya pikir dia pasti marah..

Saya bertanya apa dia mau di bawa ke dokter 24 jam yang terletak tidak jauh dari TKP, tapi dia diam saja, setelah saya tanya yang tidak tau ke berapa kalinya akhirya dia menyetujuinya. Saat diobati oleh dokter dia sampai teriak..dokternya aja sampe heran dan berkata “Apa sesakit itu??”

Akhirnya saya meminta dokter memberikan obat yang bisa mempercepat dan meringankan poses penyembuhan, dan alhasil saya harus membayar 95.000 dengan uang yang baru saja saya ambil beberapa jam yang lalu,,mas tersebut bernama Hadi lebih tua beberapa tahun di atas saya bekerja sebagai trantib. Dia sepertinya mau mengganti biaya pengobatan, tapi saya bilang tidak perlu karena saya tidak mau dianggap orang tidak bertanggung jawab, biar bagaimanapun saya juga salah karena tidak menyebrag di zebra cross yang berada beberapa meter dari lokasi kejadian (zebra cross ini baru diadakan lebih kurang 1 tahun belakangan ini, padahal saya sudah nyebrang ditempat itu 15 thnan), yah tapi secara hukum tetep aja salah..hiks.. Untungnya mas Hadi tidak menyalahkan saya, bahkan keluarganya yang menjemput juga berkata bahwa tidak perlu di pikirkan, tidak ada yang salah, hanya nasib…

Saya bertekad lain kali harus menyebrang di zebra cross atau di tempat yang dekat dengannya atau saat kondisi jalan benar2 kosong, karena kejadian ini telah menyebabkan uang melayang dan saya pun jadi tidak bisa nonton Kekkaishi seperti yang saya rencanakan, Alhamdulillahnya Allah masih memberikan saya keselamatan sehingga saya tidak terluka sama sekali…


Comments

  1. sansan says:

    makanya hati – hati mbak kalo nyeberang..
    gw juga sempet mau nabrak orang di daerah jalan Arief Rahman Hakim

    | Reply Posted 1 year ago
  2. dianadelia says:

    lain kali hati2 ya ngrid

    | Reply Posted 1 year ago
  3. Ingrid says:

    iya dee..
    thnx

    | Reply Posted 1 year ago


Leave a Comment

(required)

(required)



Formatting your comment
Back to Top | Textarea: Larger | Smaller