잉 릳



LOLITA

Vladimir Nabokov

Serambi 2008, 529 halaman

Menurut Paman Wiki, novel “LOLITA” ini pertama kali di terbitkan di Perancis pada tahun 1955, dan menjadi salah satu dari 100 novel terbaik versi majalah Time, tetapi baru pada tahun 2008 ini “LOLITA” diterjemahkan dan diterbitkan di Indonesia. Sebenarnya cukup membingungkan bagi saya apakah akan memasukkan novel ini ke tag “Bagus” ataukah “Lumayan”, karena dari segi tema dan isi cerita LOLITA bukanlah tipe yang terlalu saya sukai, karena bukan tipe novel yang menghibur, tapi dari segi penulisan dan cara penceritaan tidak dapat dipungkiri bahwa LOLITA bukan hanya sekedar novel, tapi merupakan karya sastra yang sangat bagus.

Isi ceritanya sebenarnya bagus, hanya saja dapat menimbulkan kontroversi. Saya sangat menyarankan agar LOLITA hanya dibaca oleh orang-orang yang yakin bahwa dirinya 100% normal tanpa gangguan jiwa sedikitpun, karena ditakutkan dapat menjadi ide baru bagi mereka (iiiihhhh serem), karena saya pun sempat bermimpi buruk sehabis membaca novel ini.

Novel ini berisi memoar dan pengakuan seorang Sarjana Sastra Inggris yang bernama Humbert Humbert akan kelainan seksualnya dan cintanya. Humbert yang tampan dan berbudi santun menyukai “peri asmara”, yaitu gadis2 kecil berumur antara 9 sampai 14 tahun yang menyukai pria dengan umur 2 atau 3 kali lipat umur mereka. Tentu saja tidak semua gadis kecil pada rentang usia itu merupakan peri asmara, dan hanya orang2 yang memiliki kelainan seperti Humbertlah yang dapat membedakannya.

Selama ini Humbert selalu dapat menahan keinginannya untuk “menyentuh” peri2 asmara yang ditemuinya, tapi hal yang berbeda terjadi pada saat Humbert melihat LOLITA-nya yang berumur 12 tahun dan mirip dengan sosok pacar kecilnya dulu. Dia jatuh cinta pada LOLITA, yang bernama Dolores Haze, dan tidak dapat hidup tanpanya. Humbert yang saat itu kos di rumah LOLITA akhirnya menikah dengan Charlotte Haze yang merupakan ibu kandung dari Lo (panggilan Dolores), tapi ini bukanlah ide yang datang dari Humbert, hal ini terjadi karena ibunda LOLITA mengirim surat pengakuan cinta padanya, yang isinya meminta Humbert pergi jika dia tidak menyukai Charlotte dan kalau dia tetap tinggal berarti dia siap menjadi suami Charlotte.

Saat mereka menikah Lo sedang tidak ada di rumah karena mengikui perkemahan muim panas di kota lain. Pernikahan ini tidak berlangsung lama karena Charlotte meninggal tertabrak mobil saat dia baru saja mengetahui kelainan Humbert dan perasaan Humbert terhadap anaknya. Tapi ini semua murni kecelakaan, Humbert tidak ikut campur sama sekali dalam kecelakaan ini. LOLITA yang kini yatim piatu hanya memiliki Humbert dan Humbert sadar akan itu.

Humbert menjemput LOLITA ke perkemahannya dengan alasan bahwa ibuya sakit keras dan harus menjalani operasi di kota lain. Dari sinilah dimulai perjalanan mereka mengelilingi Amerika bersama2 selama satu tahun dan menetap di suatu kota selama satu tahun.

Berbagai kejadian terjadi selama masa perjalanan mereka, sampai akhirnya mereka berpisah karena LOLITA melarikan diri bersama seorang pria tua lainnya yang merupakan pemicu dari masuknya Humbert ke penjara dan meninggal di sana.

Setelah saya membaca novel ini saya merasa kasihan pada Humbert malang yang sangat mencintai LOLITA-nya, tapi bukan berarti saya menyetujui kelakuannya, tentu saja dia bersalah karena tidak berusaha menyembuhkan kelainannya itu dan membiarkan hal itu menguasainya. Ini mungkin karena pemahaman agamanya yang sangat kurang (menurut saya).

Saya juga tidak merasa kasihan pada Dolores Haze sang LOLITA, karena menurut saya dialah penyebab Humbert jadi kehilangan pengendalian dirinya yang cukup baik..She started it first, not him.

Happy reading ^0^


Comments

  1. Koran Saya says:

    ceritanya berat sekali. Terus terang saya lebih suka komik dibandingkan novel.

    terima kasih atas komentar anda di blog Koran Saya. Semoga besok Spring Waltz tayang lagi di Indosiar.

    | Reply Posted 1 year ago
  2. masithoh says:

    sama-sama, saya juga suka ko baca komik, tapi ga tau knapa sekarang ini baca novel ko terasa lebih menarik..hehehe
    ternyata ga tayang tuh..nyebelin nih Indosiar, dah kecewa..hiks

    | Reply Posted 1 year ago
  3. sansan says:

    tetep ga ada yang ngalahin komik mbak..
    padahal masih punya utang harus selesain 12 buku the history of middle earth
    dan satu bukunya kira2 300-500an halaman…

    | Reply Posted 1 year ago
  4. DK says:

    dari dulu aku pengen buanget baca novel ini,,
    pas tau kalo novel ini terbit, aku langsung ke gramed,,
    aku stres dengan suksesnya,,,
    novelnya lagi habis,,
    tapi untungnya skr udah baca sih,,
    lagi bingung ni, novel/komik apa yang enaknya dibaca,,
    ada saran?

    | Reply Posted 7 months ago


Leave a Comment

(required)

(required)



Formatting your comment
Back to Top | Textarea: Larger | Smaller